Contact Us

1300 Virginia Drive

Suite 220

Fort Washington, PA 19034

Toll Free: 888.433.2666

International: +1.215.542.6900

Fax: +1.215.542.6814

inquiries@edcomm.com

Available Files

No files uploaded.

Evans Gie Discussion started by Evans Gie 2 months ago
Menciptakan Tawakkal tidak berarti meniadakan bisnis. Allah memerintahkan para hamba-Nya untuk berusaha dan menaruh kepercayaan mereka. Berjuang dengan semua anggota badan dan mempercayai hati adalah perwujudan keimanan kepada Allah Ta'ala. 

Beberapa orang mungkin berkata, "Jika orang yang menaruh kepercayaan pada Tuhan akan diberikan rizki, lalu mengapa kita perlu lelah, cobalah dan cari penghidupan. Bukankah kita hanya duduk dan bermalas-malasan, lalu rizki kita datang dari surga?" Kata itu benar-benar menunjukkan kebodohan lelaki itu tentang sifat Tawakkal. Nabi kita yang mulia telah menumpangkan tangan di atas mereka yang menaruh kepercayaan pada rizki dengan burung-burung yang pergi di pagi hari untuk mencari rizki dan pulang pada sore hari, tetapi burung itu tidak memiliki halaman belakang, baik perdagangan, pertanian, pabrik atau pekerjaan tertentu . Dia pergi dengan bantuan Tuhan Yang Mahakuasa sebagai tempat yang bisa diandalkan.



Para ulama - semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan yang terbaik - telah memperingatkan masalah ini. Di antara mereka adalah Imam Ahmad, ia berkata: "Dalam hadis tidak ada sinyal untuk meninggalkan bisnis, sebaliknya ada sinyal yang menunjukkan perlunya mencari rizki. Jadi makna hadis, bahwa jika mereka menaruh kepercayaan pada Tuhan dalam perjalanan mereka, kedatangan mereka dan usaha mereka, dan mereka tahu bahwa kebaikan (rizki) ada di tangan-Nya, mereka pasti tidak akan pulang kecuali dalam hal harta yang aman seperti burung-burung itu. "(Tuhfatul Ahwadzi, 7/8)

Imam Ahmad ditanya tentang seorang lelaki yang duduk di rumah atau di sebuah masjid yang mengatakan, "Saya tidak mau bekerja sama sekali, sampai diri saya datang kepada saya". Jadi dia berkomentar, "Dia adalah orang yang tidak tahu pengetahuan. Sesungguhnya Nabi ShollAllahu 'alaihi wa sallam telah mengatakan,' Sesungguhnya Allah telah membuat rizkiku di bayangan bayangan tombak saya (baca: ghonimah) '. Dan dia juga berkata, "Jika Anda menaruh kepercayaan Anda kepada Allah dalam kebenaran, Allah akan memberi Anda rizki seperti yang Dia berikan kepada burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dan menggantung di malam hari dan penuh." (Hasan Shohih HR.Tirmidzi Imam Ahmad kemudian berkata, "Para sahabat juga berdagang dan bekerja dengan mengelola pohon kari mereka. Dan mereka adalah contoh kita. "(Fathul Bari, 11 / 305-306)

Jika kita ingin merenung maka kita dapat mengatakan bahwa pengaruh tawakkal muncul dalam gerakan dan upaya seseorang ketika bekerja untuk mencapai tujuannya. Imam Abul Qasim Al-Qusyairi berkata, "Ketahuilah bahwa tawakkal ada di dalam hati. Adapun gerak eksternal maka tidak bertentangan dengan tawakkal di hati setelah seseorang percaya bahwa rizki berasal dari Tuhan. Jika ada kesulitan, maka itu adalah karena takdir-Nya. Dan jika ada kemudahan maka itu karena kenyamanan-Nya. "(Murqatul Mafatih, 5/157)

Loading content, please wait.
Replies
You need to be a member of this group before you can participate in this discussion.
Cron Job Starts